Thursday, April 6th, 2006
- Menjauhi dosa-dosa besar
(QS An Nisaa’, 4: 31)
"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang
dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu
(dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia
(surga)."
Dosa besar adalah dosa yang nama dan sanksinya dituliskan secara eksplisit
dalam Al Qur’an atau Hadits. Contohnya:
"Dan janganlah kamu mendekati zina;
sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan
yang buruk." (QS Al
Israa’, 17: 32)
Sedangkan dosa kecil adalah sebaliknya.
- Taubat (QS Az Zumar, 39:
53-55)
“Katakanlah:
"Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka
sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah
mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah
dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat
ditolong (lagi). Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan
kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba,
sedang kamu tidak menyadarinya,”
Azab adalah musibah yang datang ketika berbuat maksiat.
Cara Taubat:
* Berhenti dari kesalahan.
* Sholat mutlak 2 rakaat dan membaca do’a QS Al A’raaf, 7: 23.
* Tidak mengulangi kesalahan lagi.
* Recovery (berbuat amal kebajikan sebanyak-banyaknya).
- Istighfar
Yaitu memohon ampun dengan kata-kata setiap kita melakukan kesalahan.
“Dan (juga)
orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri
sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa
mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah?
Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka
mengetahui.” (QS Ali Imraan, 3: 135)
Yang dimaksud perbuatan keji (faahisyah) ialah
dosa besar yang mana mudharatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi
juga orang lain, seperti zina, riba.
Menganiaya diri sendiri ialah melakukan dosa yang mana mudharatnya hanya
menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil.
- Berjihad dengan harta &
jiwa (QS Ash Shaaf, 61: 10-12)
“Hai orang-orang
yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat
menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah
dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah
yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan
mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di
bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik
di dalam jannah ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar.”
- Berlapang dada & pemaaf
(QS Ali Imraan, 3: 133-134)
“Dan bersegeralah
kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas
langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu)
orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun
sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan)
orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”
Posted in Religion | 1 Comment »